Next.... Ak masih aja terus berlinang air mata ketika bercermin dan menghubungkan smua peristiwa dihidupku... Sungguh suatu beban yang berat banget, beban dijiwa dan dihatiku...
Dan sebagai seorang "MANUSIA BIASA", dengan lagi-lagi air mata adalah senjataku.... Ketika beban itu bener-bener overload dan tak mampu lagi ak bawa semuanya...
Ingin rasanya teriak, tp apa jadinya jika aku berteriak-teriak dihadapan orang banyak (bisa -bisa nti ak dikira OR_GIL baru dgn stress tingkat tinggi). ... Beban harus terkurangi, harus ada sarana plampiasan smua beban... Lalu ak mulai membuka suara, mencoba dimengerti oleh semua... berceritalah ak agar ak dimaklumi.... aku bercerita, lama ak bercerita, terus bercerita, dan semakin lama ak bercerita, ternyata ceritaku menjadi bahan yang menyenangkan diluar sana untuk menjadi topic pembicaraan hangat.... Oh Tuhan.... Tapi, siapa yang bisa ak salahkan , karena aku sendirilah yang memutuskan untuk bercerita......
Ak masih " MANUSIA BIASA " yang mudah sakit hati dan terluka, itu sifat manusia umumnya. Ak hanya harus terus blajar dalam training emosi ini.. Entahlah siapa ak ini, sepertinya ak tak boleh menangis, tak boleh mengeluh, dan atau tak boleh sedikit mengurangi beban di diri ini...
Akhirnya aku bermain dalam duniaku sendiri.menghibur diri sendiri.tetap tertawa-tawa seperti yang mereka suka.pintar memainkan lakon istimewa setidaknya di mata mereka.hatiku mulai mati rasa.otakku mulai keluar dari jalurnya.entah hendak pergi kemana otakku. Tapi setidaknya dia tetap pintar di tempatnya. Untuk mencerna Apa Itu "HIDUP"?.....
Dan lalu aku menghipnotis diriku sendiri untuk segera sadar dan tetap sadar, mengembalikan diriku seutuhnya hanya kepada Sang Pencipta, SANG Pemilik diriku. Dan lalu aku menemukan diriku yang sendirian dalam basahnya airmata. Hanya suara-suara isak yang jelas terdengar di telinga dan dihati kecilku... tapi ak tak akan menyerah... ak mau tetap HIDUP.....
"I never look back and think of my past but to only look Forward in life and make the best of it"
ps:
Dan sebagai seorang "MANUSIA BIASA", dengan lagi-lagi air mata adalah senjataku.... Ketika beban itu bener-bener overload dan tak mampu lagi ak bawa semuanya...
Ingin rasanya teriak, tp apa jadinya jika aku berteriak-teriak dihadapan orang banyak (bisa -bisa nti ak dikira OR_GIL baru dgn stress tingkat tinggi). ... Beban harus terkurangi, harus ada sarana plampiasan smua beban... Lalu ak mulai membuka suara, mencoba dimengerti oleh semua... berceritalah ak agar ak dimaklumi.... aku bercerita, lama ak bercerita, terus bercerita, dan semakin lama ak bercerita, ternyata ceritaku menjadi bahan yang menyenangkan diluar sana untuk menjadi topic pembicaraan hangat.... Oh Tuhan.... Tapi, siapa yang bisa ak salahkan , karena aku sendirilah yang memutuskan untuk bercerita......
Ak masih " MANUSIA BIASA " yang mudah sakit hati dan terluka, itu sifat manusia umumnya. Ak hanya harus terus blajar dalam training emosi ini.. Entahlah siapa ak ini, sepertinya ak tak boleh menangis, tak boleh mengeluh, dan atau tak boleh sedikit mengurangi beban di diri ini...
Akhirnya aku bermain dalam duniaku sendiri.menghibur diri sendiri.tetap tertawa-tawa seperti yang mereka suka.pintar memainkan lakon istimewa setidaknya di mata mereka.hatiku mulai mati rasa.otakku mulai keluar dari jalurnya.entah hendak pergi kemana otakku. Tapi setidaknya dia tetap pintar di tempatnya. Untuk mencerna Apa Itu "HIDUP"?.....
Dan lalu aku menghipnotis diriku sendiri untuk segera sadar dan tetap sadar, mengembalikan diriku seutuhnya hanya kepada Sang Pencipta, SANG Pemilik diriku. Dan lalu aku menemukan diriku yang sendirian dalam basahnya airmata. Hanya suara-suara isak yang jelas terdengar di telinga dan dihati kecilku... tapi ak tak akan menyerah... ak mau tetap HIDUP.....
"I never look back and think of my past but to only look Forward in life and make the best of it"
ps:
Terimakasih buat airmataku, yang selalu setia menemani sebagai penyeimbang kesehatan jiwaku... karena setiap tetesmu berarti: sedikit beban yg ak bawa akan berkurang... tak lagi bgitu sesak didada...
For: mijn Schatje... Ik wachten gaan Jij komen naar Indonesia ja.... Miss U love...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar